Cari Rumah ???

Jumat, 30 Januari 2009

Argowilis

Onok wong papat podho gak kenale numpak sepur Argowilis jurusan Suroboyo
Bandung. Sing pertama ibu-ibu umure sekitar 60an. Ketokane termasuk keluarga ningrat lek
ndhelok pacakane. Sebelahe ibu-ibu iku onok cewek ayu koyok covergirl majalah umure sekitar
20an. Ndhik ngarepe ibu-ibu iku mau onok tentara berseragam dinas, lengkap karo
tanda jasane. Pokoke berwibawa, umure 50an.
Sebelahe tentara mau onok arek lanang gondrong umure 25an. Ketokane rocker.
Selama perjalanan, wong papat iku ngobrol macem-macem.
Sampek moro-moro sepure mlebu terowongan athik lampune mati, dhadhi petengan
pol. Wong papat iku malih meneng kabeh.
Gak sui moro-moro onok suoro pipi disun terus mari ngono suorone wong
dikaplok PLAK..!!!.
Wis mari ngono sepi maneh.
Sing ibu-ibu iku mau mbatin," Wah hebat arek wedhok sebelahku iki, isok
menjaga harga diri, gak gelem diperlakukan sembarangan".
Sing arek wedhok sebelae yo mbatin pisan,"Gak salah tah, sing ngesun mau
iku, wong onok arek ayu koyok aku kok malah nenek-nenek tuwek sing disun".
Lha sing tentara iku ambek ngusap-ngusap pipine sing kenek kaplok melok
mbatin pisan,"Jangkrik, gak melok ngesun tapi kenek kaplok. Dikiro aku
pengecut tah, lek aku gelem gak usah ngenteni peteng. Wah tersinggung aku".
Arek rocker iku karo ngempet ngguyu melok mbatin pisan,"Kapan maneh rek,
isok ngaplok kolonel gathik konangan. Padahal sing tak sun mau iku tanganku
dhewe".

Si Seksi Inem


Alkisah ada seorang istri yang bernama Inem yang mempunyai seorang suami bernama Paijo yang bekerja sebagai nelayan. Pada suatu hari Paijo berlayar ke suatu pulau untuk mencari ikan tetapi perahu yang ditumpanginya tenggelam dan Paijo terdampar dipulau terpencil. Akhirnya kabar itu sampai kepada istri tercintanya, Inem. Inem pun bingung untuk menolongnya dan akhirnya ia datang ke sahabat Paijo ,Wawan, untuk meminta bantuan. Wawan akhirnya membawa Inem ke tampat Sukri, seorang nelayan, untuk membawa pulang Paijo. Tapi Sukri tak mau membawa Inem dan Wawan ke tempatnya Paijo tanpa mendapatkan imbalan. Inem pun bingung karena Ia adalah seorang yang miskin. Dan setelah bernegosiasi cukup lama antara Sukri dengan Inem akhirnya dengan berat hati diputuskan untuk membayar Sukri dengan memberikan tubuh Inem kepada Sukri karena Inem tak mau sang suami tercintanya mati. Akhirnya sampailah mereka bertiga ke pulau dimana Paijo terdampar dan akhirnya bisa membawa Paijo keluar dari pulau tersebut. Pada saat di perahu Paijo menaruh curiga terhadap sikap istrinya yang banyak berubah dibanding sebelum ditinggalkannya. Setelah didesak cukup lama akhirnya Inem pun mengakui seluruh kesalahannya, dan bagaikan di sambar petir Paijo kaget setengah mati setelah mendengar penjelasan istrinya bahwa dia telah berhubungan badan dengan lelaki lain. Dan pada saat itu pula akhirnya Paijo memutuskan untuk mentalak tiga (menceraikan) istrinya. Dengan penuh sedih dan kesal akhirnya Inem mendatangi Sukri untuk meminta pertanggungjawabannya, tapi dengan entengnya Sukri menolak untuk menikahi Inem. Dan si Wawan yang melihat seluruh kejadian itu merasa iba dan Ia pun bersedia untuk menjadi suami Inem. Dari seluruh kisah diatas siapakah orang yang paling beruntung dan siapakah orang yang paling rugi? Beri alasan!

A. Paijo
B. Inem
C. Sukri
D. Wawan